IPA : SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN TEKNOLOGI

IPA : SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN TEKNOLOGI

bali-desabaturinggit.id – Ide ilmu pengetahuan alam sebagai dasar peningkatan teknologi bermula dari sebuah keinginantahuan berkenaan suatu hal yang belum sempat diketahui manusia. Keinginantahuan itu menggerakkan seorang untuk cari konsep atau teori yang didapat lewat eksperimen. Pembahasan ini mempunyai tujuan untuk penuhi keterangan dari object ( benda dan energi ) dan kejadian alam. Beberapa periset tempatkan ilmu pengetahuan alam dasar sebagai ilmu dasar untuk ilmu aplikasi dan teknologi. Teknologi bisa dibuat dari pengetahuan alam dasar karena ilmu pengetahuan alam dasar ini berperanan saat mengontrol teknologi lewat konsep dan teorinya. Ilmu pengetahuan alam dasar dan pengaturan alam dari ilmu pengetahuan alam aplikasi dipakai teknologi untuk membuat beberapa objek, membuat kontruksi alam dan membuat alat untuk mengontrol langkah alam bekerja. Ilmu pengetahuan alam sebagai dasar peningkatan teknologi sekarang ini berkembang cepat. Misalkan saja dalam kenaikan kesehatan, pengadaan energi, dan perubahan industri.

Perubahan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi dalam Kenaikan Kesehatan

Saat ini pada sektor teknik kedokteran sedang-sedang dilaksanakan perancangan orang bikinan, yaitu alat bikinan manusia yang ditanamkan pada tubuh untuk gantikan beberapa bagian mekanisme yang tidak bisa kembali bekerja secara baik, khususnya organ dalam manusia yang paling penting, yakni jantung. Yang pertama dipakai dengan luas ialah katup jantung yang disebabkan karena ada kebocoran di antara bedeng-bilik jantung. Salah satunya tipe katup jantung berbentuk bola plastik sebesar kelereng yang ditahan kurungan mini dari baja lebih dari 100.000 orang Amerika memakai katup jantung bikinan semacam itu. Tetapi, bahan yang prima untuk jantung bikinan ini belum diketemukan. Bahan ini harus kuat dan tahan lama, tidak tertembus oleh cairan atau kumpulan sel tubuh, dan jangan mencelakakan badan pasien. Yang terpenting jika bahan itu harus pas dengan darah manusia hingga tidak mengakibatkan aglutinasi. Di saat ini tetap dipakai karet silikon yang memiliki beberapa kekurangan salah satunya, gampang sobek, kerap mengakibatkan munculnya aglutinasi darah.

Baca Juga : FAKTA TENTANG DOKTER FORENSIK YANG HARUS KAMU KETAHUI

Perubahan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi dalam Pengadaan Energi

Energi ialah kekuatan untuk lakukan kerja ( contoh untuk energi listrik dan mekanika ); daya ( kemampuan ) yang bisa dipakai untuk beragam proses aktivitas, contoh dapat adalah sisi sesuatu bahan atau mungkin tidak terlilit pada bahan ( seperti cahaya matahari ); tenaga.

Dengan mengembangnya ilmu pengetahuan alam dan teknologi, proses pengilangan minyak bumi dan ambil biji jadi lebih efektif, hingga produksinya bertambah. Untuk contoh bensin dari minyak bumi. Minyak bumi ialah hasil pengeroposan dari laut. Dalam proses penyulingan belum sempat didapat bensin yang ideal dan kwalitasnya rendah. Dengan perubahan ilmu pengetahuan dan tehnologiuntuk tingkatkan kualitas dan jumlah pada bensin itu karena itu dilaksanakan proses peretakan ( croking : proses memanasi bahan bertitik didih tinggi di bawah penekanan ) dengan memakai katalisator, hingga molekul-molekul besar pecahmenjadi molekul-molekul kecil dan proses reformasi ( proses dengan katalisator yang mengganti senyawa alifatik jadi senyawa wewangiantik ). Lewat proses percetakan dan reformasi didapat kenaikan bensin, baik kualitas atau jumlahnya. Disamping itu, yang saat ini sedang digunakan ialah tenaga matahari sebagai sel surya berbahan silikon Kristal tunggal yang masih belum ekonomis, tapi pembikinan sel surya berbentuk semua Kristal sudah memiliki makna ekonomis dan banyak ditemui, misalkan kalkulator solar sel. https://bali-desabaturinggit.id/

Perubahan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi dalam Perubahan Industri

Perubahan industri dimuali dari Eropa selanjutnya menyebar ke Amerika dan Asia maju dengan cepat, karena warga menginginkan kesejahteraan ekonomi yang bertambah untuk masa datang. Hingga timbullah revolusi industri yang pertama. Perubahan industry yang selanjutnya di ikuti ditemukan transistor ( revolusi industri ke-2 , jaman kendalian automatis ). Adapun skema perubahan industry mencakup tiga tahapan, yakni :

Tahapan 1

Sepanjang 50-100 tahun saat sebelum perang dunia ke-2 , bidang industri yang dipelopori teknologi berkembang benar-benar cepat pada sektor pembikinan baja,jalan kereta api, penambangan batu bara, dan biji besi, industri mobil listrik tenaga panas bumi.

Tahapan 2

Sesudah perang dunia ke-2 lahirlah skema bermain. Nampaklah sekarang revolusi hijau di bagian pertanian, industri kimia, electronica, teknologi komputer, telekomunikasi, plastic, logam enteng seperti aluminium,alloys, pesawat pancar gas, teknologi nuklir, berdasar fision,dirgantara dan sebagainya. Tahapan ini menunjukkan jalinan kuat di antara teknologi dan perubahan buat sosialnya.

Tahapan 3

Di masa kedepan bioteknologi bisa menjadi benar-benar pentin, orang telah memengaruhi genetika dan bio-engineering. Ini disebabkan karena keharusan-keharusan yang ada dari keperluan produksi, permasalahan tata lingkungan dan kemampuan produksi